1. Mengenai Makanan Haram


SALAH SATU DARI SEKIAN BANYAK BINATANG HARAM DALAM ALKITAB/BIBEL ADALAH BABI. CUKUP BANYAK AYAT-AYAT DALAM ALKITAB/BIBEL YANG MANA ALLAH HARAMKAN BABI UNTUK DIMAKAN. AL- QUR’AN PUN MENGHARAMKAN MEMAKAN DAGING BABI, NAMUN HAMPIR SEMUA UMAT KRISTIANI TIDAK MENGHARAMKAN BABI, MALAH BABI MENJADI MAKANAN KESUKAAN MEREKA.

 MASALAH BABI INI MERUPAKAN SALAH SATU SUMBER PERBEDAAN YANG SANGAT MENCOLOK ANTARA ISLAM & KRISTEN, SEHINGGA UMAT ISLAM JARANG YANG MAU MAKAN DAN MINUM DI RUMAH UMAT KRISTEN KARENA KHAWATIR MAKANAN & MINUMAN YANG DISUGUHNYA MENGANDUNG UNSUR BABI. MASALAH INI KURANG DIPERHATIKAN OLEH UMAT KRISTIANI. TERKADANG MEREKA BERANGGAPAN BAHWA UMAT ISLAM KURANG BERETIKA KARENA MAKANAN & MINUMAN YANG MEREKA SUGUHKAN JARANG DIMAKAN ATAU DIMINUM KETIKA KITA BERTAMU KE RUMAH MEREKA. PADAHAL TIDAKLAH DEMIKIAN. UMAT ISLAM JARANG YANG MAKAN & MINUM DI RUMAH UMAT KRISTIANI KARENA MEREKA TIDAK YAKIN KALAU MAKANAN & MINUMAN YANG DISUGUHKAN BENAR-BENAR STERIL DARI DAGING ATAU MINYAK BABI & ANJING. COBA KITA PERHATIKAN BAGAIMANA HARAMNYA BABI PADA AYAT-AYAT ALKITAB/BIBEL  DIBAWAH INI:

ALKITAB CETAKAN BARU TAHUN 1996-2005

IMAMAT 11:7-8 “DEMIKIAN JUGA BABI HUTAN, KARENA MEMANG BERKUKU BELAH, YAITU KUKUNYA BERSELA PANJANG, TETAPI TIDAK MEMAMAH BIAK; HARAM ITU BAGIMU. DAGING BINATANG-BINATANG ITU JANGANLAH KAMU MAKAN DAN BANGKAINYA JANGANLAH KAMU SENTUH; HARAM SEMUANYA ITU BAGIMU”.

ULANGAN 14:8 “JUGA BABI HUTAN, KARENA MEMANG BERKUKU BELAH, TETAPI TIDAK MEMAMAH BIAK; HARAM ITU BAGIMU. DAGING BINATANG-BINATANG ITU JANGANLAH KAMU MAKAN DAN JANGANLAH KAMU TERKENA BANGKAINYA”.

ALKITAB CETAKAN LAMA 1986, 1990, 1991,

IMAMAT11:7-8 “DEMIKIAN JUGA BABI, KARENA MEMANG BERKUKU BELAH, YAITU KUKUNYA BERSELA PANJANG, TETAPI TIDAK MEMAMAH BIAK, HARAM ITU BAGIMU”.

ALKITAB CETAKAN LAMA TAHUN 1928, 1941, 1962

IMAMAT 11:7-8 “DAN LAGI BABI, KARENA SOENGGOEHPON KOEKOENJA TERBELAH DOEWA, IJA ITOE BERSIRATAN KOEKOENJA, TETAPI TIADA IJA MEMAMAH BIJAK, MAKA HARAMLAH IJA KAPADAMOE. DJANGAN KAMOE MAKAN DARIPADA DAGINGNJA DAN DJANGAN POELA KAMOE MENDJAMAH BANGKAINJA, MAKA HARAMLAH IJA KAPADAMOE”.

CATATAN:

MENURUT ALKITAB BABI ITU HARAM. KENYATAANYA OLEH MEREKA BABI DITERNAK SECARA KHUSUS, DIPELIHARA, DIRAWAT DAN DIJADIKAN SEBAGAI BAHAN DAGANGAN, DAGINGNYA DIPERJUALBELIKAN SEBAGAI SUMBER PENGHIDUPAN. PADAHAL JANGANKAN MEMAKANNYA, MENYENTUH TUBUHNYA SAJA DILARANG DALAM ALKITAB.

SEMUA UMAT ISLAM MENGHARAMKAN BABI, TETAPI HAMPIR SEMUA UMAT KRISTIANI JUSTRU MAKAN BABI, KECUALI SEBAGIAN KECIL SAJA DARI SEKTE ADVENT. INI MEMBUKTIKAN BAHWA YANG IKUT FIRMAN ALLAH DALAM ALKITAB TENTANG HARAMNYA BABI, ADALAH UMAT ISLAM. SEMENTARA UMAT KRISTIANI YANG MENJADIKAN ALKITAB SEBAGAI KITAB SUCINYA, JUSTRU TIDAK MENGHARAMKAN MAKAN BABI, BAHKAN BABI MERUPAKAN MAKANAN KESUKAAN MEREKA.

MENJADI PERTANYAAN, MENGAPA UMAT KRISTIANI TIDAK MENGHARAMKAN MAKAN BABI, JUSTRU MALAH MEREKA MENGHALALKANNYA??  TERNYATA TANPA MEREKA SADARI , MEREKA TELAH MENGIKUTI PAHAM PAULUS YANG MENGATAKAN BAHWA SEGALA SESUATU ITU HALAL. PERHATIKAN UCAPAN PAULUS SBB:

1. KORINTUS 6:12 “SEGALA SESUATU HALAL BAGIKU, TETAPI BUKAN SEMUANYA BERGUNA. SEGALA SESUATU HALAL BAGIKU, TETAPI AKU TIDAK MEMBIARKAN DIRIKU DIPERHAMBA OLEH SUATU APA PUN”.

AYAT TERSEBUT ADALAH SURAT KIRIMAN PAULUS KEPADA JEMAATNYA DIDAERAH KORINTUS. PENDAPAT PAULUS YANG MENGHALALKAN SESUATU, SEPERTI DAGING BABI DAN LAIN-LAIN, BERTOLAK BELAKANG DENGAN FIRMAN ALLAH YANG MENGHARAMKAN BABI.

SEBAGAI UMAT BERAGAMA YANG TAAT, SEMESTINYA YANG DIIKUTI ADALAH FIRMAN ALLAH, BUKAN PENDAPAT PAULUS YANG HANYA MANUSIA BIASA.

SEANDAINYA UMAT KRSITIANI MENGIKUTI FIRMAN ALLAH TENTANG HARAMNYA BABI DLL, DAN BAGAIMANA CARA MENYEMBELIH HEWAN, RASANYA DALAM HAL MAKANAN, TIDAK TERLALU DIRAGUKAN LAGI ANTARA ISLAM DAN KRISTIANI BILA MENGHADAPI JAMUAN ATAU SEJENISNYA.ADA JUGA SEBAGIAN UMAT KRISTIANI MENGATAKAN BAHWA YANG HARAM ITU ADALAH “BABI HUTAN”, JADI “BABI PIARAAN” TIDAK HARAM. PADAHAL ALKITAB CETAKAN LAMA TERTULIS “BABI”, SEMENTARA ALKITAB CETAKAN BARU DIRUBAH MENJADI “BABI HUTAN” TENTU SAJA YANG BENAR YAITU “BABI”, SEBAB SEMUA ALKITAB CETAKAN LAMA TERTULIS “BABI”.

MAKNA “ BABI HARAM” , BERARTI SEMUA BABI HARAM, TIDAK BOLEH DIMAKAN, TERMASUK BABI HUTAN, TAPI “BABI HUTAN HARAM”, BERARTI SEMUA BABI BISA DIMAKAN, KECUALI BABI HUTAN.

CONTOH: KATA “DILARANG MEROKOK “ MAKNANYA SEMUA ROKOK APAPUN MEREKNYA TIDAK BOLEH

DI HISAP. MANAKALA DIRUBAH MENJADI “DILARANG MEROKOK BENTOEL”, BERARTI SEMUA ROKOK BISA DI HISAB, KECUALI ROKOK BENTOEL BUKAN? INI MEMBUKTIKAN BAHWA PENAMBAHAN SATU KATA SAJA BISA MEROBAH MAKNA DAN ARTI.

CONTOH LAIN “ORANG “ JIKA DITAMBAHKAN KATA “HUTAN” AKAN MENJADI “ ORANG HUTAN”, TENTU ARTINYA SANGAT JAUH BERBEDA. DEMIKIAN JUGA “BABI” DENGAN “BABI HUTAN” PASTI BERBEDA. TETAPI SEBAGIAN UMAT KRISTIANI ADA JUGA YANG MENJADIKAN ALASAN BABI HALAL BERDASARKAN INJIL  MATIUS 15:11 SBB:

“DENGAR DAN CAMKANLAH: BUKAN YANG MASUK KEDALAM MULUT YANG MENAJISKAN ORANG , MELAINKAN YANG KELUAR DARI MULUT YANG MENAJISKAN ORANG.”

ALASAN TERSEBUT TIDAK RASIONAL DAN TIDAK KUAT, SEBAB JIKA ASAL MASUK KEDALAM MULUT MANUSIA TIDAK MENAJISKAN, BAGAIMANA JIKA YANG MASUK KE MULUT ADALAH : GANJA, MORPHIN, SHABU-SHABU DAN SEJENISNYA APAKAH JADI HALAL WALAUPUN MERUSAK TUBUH, JIWA DAN PIKIRAN MANUSIA?

YANG NAMANYA GANJA, MORPHIN, SHABU-SHABU DAN SEJENISNYA, WALAUPUN SEBELUM MASUK KE MULUT MANUSIA DIBACAKAN DOA KEPADA TUHAN ATAU YESUS, TETAP HARAM HUKUMNYA.

NAH TERNYATA APA-APA YANG BENAR , YANG PERNAH DIFIRMANKAN OLEH ALLAH DALAM ALKITAB SEPERTI BABI HARAM , DIWAHYUKAN KEMBALI OLEH ALLAH SWT MELALUI MALAIKAT JIBRIL KEPADA NABI KITA MUHAMMAD SAW, DIDALAM AL QUR’AN. ALHAMDULILLAH, DIMANAPUN , SIAPAPUN DAN SAMPAI KAPANPUN UMAT ISLAM TETAP AKAN MENGHARAMKAN BABI. FIRMAN ALLAH SWT, BABI HARAM :QS 2 AL BAQARAH 173, QS 5 AL MAIDAH 3, QS 6 AL AN’AAM 145, DAN QS 16 AN NAHL 115.

CONTOH:

QS 2 AL BAQARAH 173

“HANYA SESUNGGUHNYA ALLAH HARAMKAN BAGI KAMU BANGKAI, DARAH , DAGING BABI DAN HEWAN YANG DISEMBELIH DISEBUT NAMA SELAIN ALLAH”.

QS 6AN ‘AAM 145

KATAKANLAH “TIADA AKU PEROLEH DALAM WAHYU YANG DIWAHYUKAN KEPADAKU SESUATU YANG DIHARAMKAN BAGI ORANG YANG HENDAK MEMAKANNYA KECUALI BANGKAI, DARAH YANG MENGALIR, ATAU DAGING BABI , KARENA SESUNGGUHNYA SEMUA ITU KOTOR ATAU KEFASIKAN YANG DI SEMBELIH BUKAN DENGAN NAMA ALLAH…”

(insya Allah berlanjut)

6 thoughts on “1. Mengenai Makanan Haram

  1. ada perkembangan wahyu dalam narasi kristen, sehingga “apa yang dihalalkan oleh Allah tidak boleh diharamkan oleh manusia.

  2. he he he….sudahlah sdrku. jngn utak utik klakuan mereka. apalah artinya, “hny daging“ babi bg mrk… jngnkn babi, tuhan aja dimakan kok. he he he he….. klo dtny knp mkn tuhanmu, jwb mereka, itu perintah tuhan agar kita bs brsatu dlm tbh kristus. mungkin ky anak maria yang kerasukan roh allah dan menjelma jd yesus. anehnya, roh allah tdk mau merasakan sakitnya wkt dsalib. dan manusia yg sdh ditnggalkn si pengecut allah anak ini, brteriak dg suara memilukan. eloii..lamasabaktani. dan kelak, paulus mengajarkan penebusan dosa krn anak allah sdh disalib. padahal, slain crt disalib g ada hub dg penebusan dosa, jg tuhan udh g ada lg di tubuh yesus. kesimpulann
    http://www.google.co.id

    • Makasih atas komentarnya Pak Bambang… betul, kita tidak bermaksud mengusik keyakinan mereka, tetapi kita berkewajiban menyampaikan kebenaran, “untukmu agamamu untukku agamaku”, sudah jelas Allah subhanahu wa ta’ala menyatakan seperti itu, jadi siapa saja yg ingin mencari kebenaran, buka saja Al-Qur’an,dan tugas yg diemban para nabi pun adalah menyampaikan risalah kebenaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s