Resep Air Hujan Obati Demam

Imam Ibnu Muflih Al Maqdisi menungkapkan bahwasannya dalam hadits Jabir menyatakan bahwa hasan bin Ali pernah sakit lalu dijenguk oleh Nabi ﷺ. Ternyata ia mengalami demam tinggi. Kemudian beliau ﷺ mendekapnya, menciumnya dan menangis.

Lalu Jibril turun dan berkata, “Ini adalah hadiah dari Allah untukmu dan keluargamu.” Lantas beliau ﷺ menyuruh Abdullah bin Rawahah agar membuat tulisan. Lalu beliau ﷺ minta disediakan gelas, madu dan cuka. Lalu beliau bersabda, “Tulislah:

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم لَوْ أَنْزَلْنا هذَا الْقُرْآنَ عَلى‏ جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خاشِعاً مُتَصَدِّعاً مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَ تِلْكَ الْأَمْثالُ نَضْرِبُها لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.” (Q.S. Al-Hasyr: 21)

وَإِنَّهُ لَكِتَابٌ عَزِيزٌ,لَّا يَأْتِيهِ ٱلْبَٰطِلُ مِنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَلَا مِنْ خَلْفِهِۦ

 “Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu adalah kitab yang mulia. Yang tidak datang kepadanya kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya.” (Q.S. Fushilat: 41-42)

Kemudian beliau ﷺ minta disediakan air hujan. Lalu beliau ﷺ menyiramkan air itu kepadanya dan meminumkannya. Maka ia pun sembuh seketika itu juga. Lalu Nabi ﷺ bersabda: “Wahai umatku, ini adalah hadiah Allah. Maka gunakanlah sebagai obat.” (HR. Al-Khallal).

Sementara dalam buku, “100 Kisah Penyembuhan Dengan Madu, Air Zam-Zam, dan Jintan Hitam,” Majdi Fathi As-Sayyid menyebutkan sebuah hadits bahwasannya Ya’qub bin al-Mughirah meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib, Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Apabila salah seorang dari kalian mengeluhkan sesuatu (karena sakit), hendaklah ia meminta uang kepada istrinya untuk membeli madu kemudian dicampur dengan air langit (air hujan) lalu diminum, maka Allah akan memberikan kesembuhan dan menormalkan seleranya kembali. (HR. Ibnu Abi Syaibah [5/461], dibahas pula oleh para Ulama Tafsir pada surat An-Nisaa ayat 4, lihat Tafsir Al-Qurtubi [5/20]).[TB]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s